Purnama, Rindu Ku Tiba Saat Kau Pergi
berbalut kelamnya malam selepas purnama pergi
seketika itu pula rindu hadir menemani sepi
bukan sepi sendiri, tapi sepi terbuang dari keramaian
keramaian di depan mata, tapi begitu tak terasa
sedari senja mentari mulai lenyap di ufuk barat
burung-burung kembali ke sarang untuk istirahat
purnama yang kemarin bersinar kali ini tidak nampak
iya pergi, pergi sesuai orbitnya, untuk kembali menjalani jejak
purnama tidak pergi, iya hanya berjalan kembali pada alur ceritanya
iya telah ditakdirkan hadir untuk memberikan terang dan keindahan,
walau kemudian meninggalkan gelap, sunyi dan sepi
purnama tidak salah, iya hanya menjalani peran
purnama tidak mampu hadir selalu
ada takdir yang menuliskan matahari harus nampak
tidak selalu cahaya dalam gelap, tapi ada saat terang sesungguhnya
terang yang benar-benar menerangi
purnama itu kiri sedang difase lain orbitnya
iya menjalani takdir penciptaannya
memberikan cahaya bagi yang lain
berjalan dan bertemu dengan lainnya
purnama mungkin saja rindu akan fasenya bersinar menyala
tapi nyatanya purnama harus terus melintasi orbit
purnama suatu saat akan bersinar kembali
di saat yang lain, di waktu yang berbeda
bisa jadi yang menikmatinya orang yang sama
yang menyadari purnama itu akan kembali
tapi bisa jadi yang menikmati terangnya purnama adalah orang lain
yang memang ditakdirkan menikmati cahaya dan keindahan purnama saat itu
31 Maret 2017, untuk rindu yang telah hadir
berbahagialah dengan jalan hidup masing masing
berdamailah dengan masa lalu
"hadirlah sekali lagi dan ucapkan apapun, karena perpisahan tanpa kata-kata sungguh menyakitkan."
Komentar
Posting Komentar