Bisa Tertawa, Namun Tak Bahagia..
saat aku menulis ini aku merasakan sedang berada di titik lemah. jauh dari tuhan dan kehilangan arah tujuan.
saat dulu aku bisa menjalani semua dengan senyum bahagia dan keyakinan, kini aku menjalani dengan tawa namun tanpa kebahagiaan.
rasa kehilangan yang sangat mendalam menjadikan aku seseorang yang kehilangan arah tujuan. kehilangan semangat untuk dapat menjalani kehidupan. kehilangan semangat untuk menggapai masa depan.
aku saat ini bisa tertawa. namun tawa ku bukanlah tawa bahagia. hanya sekedar tertawa untuk menghibur diri. kesepian, keheningan, dan kehilangan selalu terlintas dipikiranku.
saat menulis ini, jemari begitu saja menuliskan apa yang ku rasakan. yang terpikirkan tak lagi kuhalangi untuk ku sampaikan.
semua sudah berlalu, kehilanganmu merupakan salah satu kehilangan yang besar bagiku.
penyesalan? aku tidak tau apakah ini penyesalan atau memang jalan yang sudah digariskan.
aku mencoba mengangkat kepala untuk mengadapi setiap hari baru. mencoba mengembalikan semangat dan arah tujuan yang saat ini hilang entah kemana.
tuhan. maafkan aku yang sudah jauh dari Mu. maafkan aku yang sering melupakan Mu.
aku ingin temukan kembali arah tujuanku, agar aku bisa menjalani hari baru dengan penuh semangat dan senyum kebahagiaan..
aku ingin bisa kembali tertawa karena bahagia, bukan hanya sekedar menghibur diri belaka.
mencoba menyembunyikan kesedihanku dengan tawa. mencoba menutupi kesendirianku dengan mencoba tertawa.
semangat yang saat ini ada aku tak tau akan semakin meningkat atau akan hilang dalam waktu singkat,
aku terus mencoba bisa kembali temukan arah tujuanku, agar aku bisa tertawa. tertawa dengan bahagia..
selamat malam cinta, kita sedang berada di skenario berbeda.
aku tak tau akan bertemu lagi atau aku harus siap untuk mengubur mimpi.
Komentar
Posting Komentar