Terselimut Kemunafikan
semua membenci kemunafikan
tapi kadang manusia khilaf
sedikit cerita tentang Terselimut Kemunafikan
di kala malam berselimut bintang
tapi kadang manusia khilaf
sedikit cerita tentang Terselimut Kemunafikan
di kala malam berselimut bintang
cahaya bulan menerangi gelapnya malam
hening kala ini beriring suara jangkrik liar
temani sepinya diri di kala sendiri
terbesit di benak akan kehidupan
dimana kerasnya berjuang diantara kemunafikan
kebenaran dikaburkan oleh keserakahan
dimana yang terlihat tak seperti seharusnya
mereka sedikit tahu mudah tertipu
dimana sejarah bisa dipalsukan
dimana ketidakbenaran dianggap lazim
dimana propaganda kian marak terjadi
ada yang berjuang demi idealisme-nya
entah idealisme yang sepenuhnya benar atau salah
tidak ada yang mampu menyangkalnya
karena manusia pada hakikatnya dalam proses
proses belajar dan mencari
belajar akan kehidupan fana ini
mencari kebenaran yang terselimuti kabut kemunafikan
mencari jawaban atas semua pertanyaan diri akan semua ini
waktu tidak bisa diputar
dari waktu yang telah berlalu ada hikmah
hikmah yang bisa dipetik
hikmah yang bisa menjadi pegangan
manusia selalu saja ingin berkuasa
manusia selalu saja ingin kaya
manusia selalu saja ingin bahagia
itukah arti manusia?
bukankah berbagi itu baik?
bukankah saling mengasihi itu benar?
bukankah bersatu itu indah?
tidakkah ini benar?
ada yang mengaku wakil rakyat
ada yang mengaku pemimpin rakyat
ada yang mengaku suara rakyat
kemudian mereka berkhianat
tidakkah layak mereka semua dilaknat?
yang tidak bisa menjaga amanah rakyat
yang tidak mampu mewakili rakyat
yang kemudian membuat rakyat sekarat
aku tidak benci akan Negara ini
aku muak akan mereka yang berkhianat
Negara ini kritis
Ibu Pertiwi menangis
Cepat sembuhlah Negara ku
cepat sembuhlah Negeri ku
Kembali jaya lah Indonesia ku
Inilah Tanah Air ku
Komentar
Posting Komentar